Pada tanggal 7-8 Agustus 2022 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Ponorogo menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Workshop Peninjauan Visi Misi Fakultas Dan Jurusan di hotel Kartika Abadi Madiun. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, pejabat dan beberapa dosen serta mitra FTIK IAIN Ponorogo.

Dalam sambutannya yang juga sekaligus membuka acara, dekan FTIK Dr. H. Moh. Munir, Lc., M.Ag. menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk menyelaraskan visi, misi, tujuan serta strategi FTIK dengan Instutusi. Perkembangan Ilmu Kependidikan yang semakin pesat serta memperhatikan kebutuhan dunia kerja, maka visi, misi, tujuan, strategi serta profil lulusan jurusan perlu ditinjau secara berkala.Peninjauan ini dimaksudkan untuk merumuskan kompetensi dan capaian pembelajaran jurusan. Sehingga kedepan dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pasar maupun masyarakat.

Saat ini, FTIK IAIN Ponorogo memiliki 10 Jurusan dan 1 Program yaitu: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (TIPA), Tadri Matematika, Tadris Bahasa Indonesia dan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Acara inti dipandu oleh Ulinnuha Nur Faizah, M.Sc. dan hadir sebagai pemateri adalah bapak Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.A.B., CRP., CRP yang juga merupakan staf ahli Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Di kesempatan pertama, pemateri menyampaikan terkait landasan hukum dan teknik peninjauan dan penyusunan visi, misi dan tujuan. Mengawali pemaparannya, pemateri menjelaskan pemahaman mengenai visi dan misi. Visi merupakan suatu pernyataan komprehensif tentang segala sesuatu yang diharapkan suatu organisasi pada masa yang akan datang dan dibuat sebagai pedoman atau arah tujuan jangka panjang organisasi.

Sedangkan misi merupakan susunan rencana pokok yang mendeskripsikan alasan organisasi atau lembaga tersebut dibuat dan ditujukan pada isu yang menjadi fokus organisasi atau lembaga tersebut. Misi tersusun dari hal-hal pokok yang ingin dilakukan dan dicapai oleh sebuah perusahaan atau lembaga untuk menunjang keterwujudan visi (goal utama) yang telah ditetapkan. Statement-statement misi yang disusun secara jelas, sangat dibutuhkan dan penting dalam menetapkan kegiatan-kegiatan teknis serta dalam merumuskan strategi secara efektif.

Setelah selesai pemaparan terkait landasan hukum, pemateri kemudian mendampingi dan mengajak seluruh peserta untuk meninjau dan sekaligus merumuskan kembali visi, misi, tujuan dan strategi FTIK. Pemateri mengajak seluruh peserta untuk mencermati terlebih dahulu visi, misi, tujuan dan strategi IAIN Ponorogo. Menurut pemateri, hal ini penting untuk dilakukan agar tercipta keselarasan antara visi, misi, tujuan dan strategi fakultas maupun jurusan dengan institusi.

Setelah selesai pemaparan materi dan diskusi panel dari pemateri, kegiatan ini dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) oleh masing-masing prodi yang di moderatori oleh Dr. H. Moh. Miftachul Choiri, MA selaku wakil dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan ditutup dengan kegiatan sesi foto bersama.

Reporter: Abdul Kholiq

*Artikel ini juga telah tayang di website FTIK pada laman www.tarbiyah.iainponorogo.ac.id

Categories: Berita